corporate e-commerce logistics

Problem Corporate E-Commerce Logistics dan Solusinya

Pertumbuhan corporate e-commerce logistics di berbagai negara turut memicu rintisan dan perkembangan di Indonesia. Pada mulanya, model bisnis e-commerce telah populer di Amerika Serikat dan sebagian Eropa, hingga merambah ke jaringan Asia. Negara kita bahkan menempati peringkat bagus dalam daftar potensi pertumbuhan dan masa depan e-commerce.

Banyak pakar memprediksi jumlah pelaku e-commerce di Indonesia bakal semakin berkembang pesat dalam hitungan beberapa tahun ke depan. Indikatornya sudah kelihatan dari peralihan praktik dan model bisnis perusahaan besar dan retail yang mulai ke konsep digital. Berbagai problem logistik e-commerce di Indonesia terkait masalah sumber daya manusia, teknologi, fasilitas, transportasi, dan lintas kawasan.

Sumber Daya Manusia

Keterbatasan sumber daya manusia untuk pengembangan e-commerce logistik di Indonesia sering jadi ganjalan yang jika tidak ditingkatkan kualitasnya bakal kalah saing dengan pelaku e-commerce dari negara-negara lain. Terlihat bahwa sumber daya manusia logistik saat ini masih menggunakan logika bisnis ke bisnis dan belum banyak yang beranjak ke bidang retail dan teknologi lanjutan.

Solusinya adalah dengan memberikan pelatihan dan praktik langsung bagaimana model corporate e-commerce logistics in meti diwujudkan. Saat ini kita sedang menuju tahun 2020 yang disinyalir bakal menjadi momen ledakan perdagangan e-commerce dan ekonomi digital, sedangkan kesiapan sumber daya manusianya mesti dikokohkan.

Teknologi, Fasilitas, Transportasi, dan Lintas Kawasan

Logistik e-commerce menekankan pada konsep pengiriman barang produk yang tepat sasaran, waktu, dan sesuai keinginan konsumen. Dukungan penuh dari sarana teknologi, fasilitas, transportasi, akan saling dipadukan dan mampu melintasi berbagai batasan geografis. Sudah saatnya para pelaku bisnis UKM meresponsnya dengan pengembangan teknik dan perluasan jaringan. Di satu sisi, kebijakan kemudahan impor menciptakan ancaman bagi para pelaku industri menengah, tapi dalam perspektif global sebenarnya sangat memudahkan setiap pelaku corporate e-commerce logistics yang sedang merintis.

Logistik e-commerce di Indonesia, cepat atau lambat, pasti akan mampu mewujudkan ekosistemnya sendiri, yang relevan dengan konteks dan kebutuhan jaman. Berbagai problem tentunya masih akan terus bermunculan karena tantangan dalam era global semakin kompleks, tapi peluang dan prospeknya pun sama-sama memuaskan.