jenis jenis plat besi putih yang harus kita ketahui

Mengenal Aneka Jenis Besi Plat

Besi plat biasanya digunakan untuk bahan dasar membuat suatu bangunan. Ternyata kegunaannya tidak itu saja. Besi plat juga memiliki variasi yang beragam, ukuran, dan tekstur yang berbeda. Fungsinya juga berbeda-beda berdasarkan jenisnya. Kita juga akan membahas plat besi putih loh. Kalau kamu mengamati di sekitar kamu dan aktivitas kamu, tanpa sengaja kamu akan menemukan besi plat. Mau tahu gak si jenis besi plat dan fungsinya yang berbeda-beda apa saja? Simak yuk jenis-jenis besi plat dan fungsinya!

  1. Besi plat hitam

Plat hitam (plat base) digunakan untuk penguat salah satunya untuk dudukan material profil.

  1. Besi plat strip

Besi plat strip ini merupakan kategori baja karbon rendah (low carbon steel) mengandung 0,04 % – 0,10 % C.  Besi plat strip ini mudah didapatkan. Rata-rata kegunaannya besi plat strip yaitu; Sebagai pembuatan transportasi, untuk pembuatan pagar, pembuatan pintu, peralatan rumah tangga, bahan dasar bangunan, dan lain-lain. Ukuran dan ketebalan besi plat strip juga berbeda-beda. Ukuran besi plat strip ada yang mm x 19 mm – 6M sampai ukuran 9mm x 150 mm – 6m. Beratnya juga beragam 2,4 kg sampai 63, 60 kg. Besi plat strip sangat bagus digunakan karena memiliki daya ketahanan terhadap korosi.

  1. Besi plat kembang

Dinamakan  besi plat kembang karena teksturnya, besi plat kembang juga suka dibilang besi plat berlian. Salah satunya bisa dijadikan alas pijakan, karena bertekstur membuat besi plat kembang ketika diinjak tidak licin.

  1. Besi plat bordes

Plat bordes teksturnya sama seperti plat kembang, salah satu fungsinya agar tidak licin. Karena biasanya plat bordes digunakan untuk mengistirahatkan kaki pada tangga yang jumlahnya lebih dari 12 steps. Plat bordes juga bisa dijadikan bahan-bahan pembuatan alat olahraga. Besi plat bordes juga suka dipakai untuk alat transportasi seperti mobil angkut (pick up)

  1. Plat kapal

Plat kapal fungsinya untuk berbagai instalasi kapal seperti pembuatan tangki, pembuatan kapal, dan lain-lain. Jenis besi plat kapal memiliki ukuran lebih besar daripada jenis besi plat lainnya.

  1. Besi Plat Putih

Besi plat putih adalah Plat besi putih atau dikenal dengan SPCC-SD. Termasuk dalam kategori cold rolled steel plate (CRC). Merupakan plat besi tanpa lapisan yang banyak digunakan diberbagai industri, termasuk  industri otomotif. Jenis plat ini sangat umum digunakan dalam proses bending, stamping, drawing, dan lain-lain. Sifatnya yang lunak, menjadikan plat ini sangat mudah dibentuk. Kekurangan plat ini adalah ketahanan karat yang rendah, sehingga perlu proses coating atau plating. Plat besi hitam mau pun besi plat putih biasanya memiliki ukuran standar sebesar 4 x 8 feet dengan ketebalan mulai dari 0.6 mm hingga 50.0 mm. Grade umum yang ada di pasaran untuk plat besi merupakan baja structural.

Contoh bangunan

Yang Harus Diperhatikan Ketika Membeli Semen di distributor semen

Untuk memilih semen yang berkualitas dan tepat guna, ketika Anda belanja di distributor semen, tentunya tidak boleh sembarangan. Mengingat, Anda kali ini mewakili para pelanggan atau konsumen yang memang membutuhkan produk semen yang berkualitas tersebut. Seperti diketahui bersama, saat ini di pasaran ada cukup banyak produsen semen, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan ketika membeli produk semen yang tepat, selain masalah kualitas, antara lain :

  1. Sudah memiliki logo SNI

SNI atau Standar Nasional Indonesia, adalah hal dasar yang harus Anda lakukan ketika berbelanja atau membeli produk semen di distributor semen. Mengingat saat ini, produk semen yang ada di Indonesia, tidak hanya semen produksi dalam negeri saja, namun produk impor lainnya juga tersebar di Indonesia. Dengan adanya standar SNI tersebut, artinya produk semen yang ditawarkan sudah berstandar nasional, dan aman untuk digunakan.

  1. Kemasan tidak rusak

Hal berikutnya yang juga perlu diperhatikan adalah, memperhatikan kemasan produk. Pilih kemasan yang masih utuh, alias tidak rusak, baik rusak segel, kertas kemasan dan yang lainnya. Artinya produk yang ada di dalam, masih terjaga kondisinya dengan baik.

  1. Tidak disimpan terlalu lama 

Idealnya, maksimal penyimpanan semen adalah 1 bulan. Anda dapat mengetahui hal ini dengan cara menekan kemasan semen itu sendiri. jika ditekan terasa lunak dan lembut, artinya kualitas semen masih bagus. Namun ketika ditekan, terasa sedikit keras, artinya semen sudah terlalu lama disimpan, dan kualitasnya juga sudah mulai berkurang.

  1. Tidak menggumpal dan kasar

Semen yang berkualitas, umumnya ketika dipegang secara langsung, terasa lembut seperti butiran debu, yang akan langsung terurai dan tidak ada bagian yang menyatu.

  1. Dilihat dari warnanya

Idealnya warna semen adalah abu-abu kehijauan. Ini adalah hasil reaksi dari MgO, FeO dan juga Aluminat yang ada di dalam KiLn. Bahan-bahan tersebut akan sangat mempengaruhi warna dari semen itu sendiri.

  1. Teknik penyimpanan 

Semen yang baik, sebaiknya disimpan dalam ruang tertutup, dan terlindung dari sinar matahari dan juga hujan. Apabila semen disimpan secara sembarangan, maka akan memperpendek usia penggunaan semen. Tidak hanya itu, sebaiknya simpan dan letakkan semen dengan tinggi maksimal 10 sak, agar beban paling bawah semen tidak terlalu berat.

Dengan adanya informasi seperti di atas, kini Anda dapat lebih teliti dalam berbelanja semen di distributor semen, dan memperoleh produk semen yang tepat, sesuai kebutuhan, berkualitas, dan tentunya dalam kondisi baik.